Validasi Kurikulum ProDi Manajemen TSU sebagai Upaya Mewujudkan Lulusan Berkualitas

Validasi Kurikulum ProDi Manajemen TSU sebagai Upaya Mewujudkan Lulusan Berkualitas
Dalam upaya peningkatan mutu akademik dan penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan industri serta perkembangan keilmuan terkini, Fakultas Sains dan Humaniora (FSH) Tiga Serangkai University menyelenggarakan kegiatan Validasi Kurikulum Program Studi (Prodi) Sarjana Manajemen pada Kamis, 18 September 2025. Berlangsung di Ruang Meeting Kampus Tiga Serangkai University (TSU). Menghadirkan narasumber seorang akademisi sekaligus praktisi di bidang ekonomi dan manajemen, yakni Prof. Dr. Tulus Haryono, S.E.,M.Ek., kegiatan ini diikuti oleh tim pengembang kurikulum, pimpinan fakultas dan ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) TSU. Dalam kegiatan ini, Prof. Tulus tidak hanya memberikan masukan substantif terkait konten kurikulum, tetapi juga menyoroti pentingnya penyesuaian strategi pembelajaran dengan kemampuan awal mahasiswa. “Validasi kurikulum bukan hanya soal menyusun konten yang relevan, tetapi juga bagaimana mengimplementasikannya secara adaptif sesuai potensi mahasiswa,” jelas Prof. Tulus dalam pemaparannya. Prof. Tulus juga menyinggung perihal integrasi hasil Tes Potensial Akademik (TPA) yang dilaksanakan untuk calon mahasiswa baru sebagai basis awal dalam penyusunan strategi pembelajaran. TPA tidak hanya berfungsi sebagai alat seleksi, tetapi juga sebagai instrumen diagnosis untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan awal mahasiswa pada aspek berpikir logis, numerik, dan verbal. Dengan hasil TPA, para dosen diharapkan dapat menyesuaikan pendekatan dan kedalaman materi serta memberikan intervensi atau pendampingan akademik yang lebih terarah sehingga dapat mencetak lulusan yang berkualitas dan kompetitif. Dekan Fakultas Sains dan Humaniora, Cinthia Annisa Vinahapsari, MBA., Ph.D., menyampaikan apresiasinya terhadap proses validasi ini dan menegaskan pentingnya kesinambungan antara kurikulum, potensi mahasiswa, dan dunia kerja. “Dengan validasi kurikulum dan pemanfaatan data TPA secara optimal, kami optimis bahwa dosen dapat lebih efektif dalam menuntun mahasiswa mencapai potensi terbaiknya, sejak awal masa studi hingga menjadi lulusan yang unggul,” ujar Dekan.(fsh/nv)